HIMAFARMA

HIMPUNAN MAHASISWA D3 FARMASI

Pendahuluan Teknologi Farmasi

May-23-2010 By HIMAFARMA FMIPA UNS

PENDAHULUAN

TEKNOLOGI FARMASI

Mengapa obat diberikan dalam bentuk sediaan?

1. Alasan utama

Sifat yg keras dan dosis zat aktif yang kecil menghalangi mendapat dosis yg tepat dan aman.

2. Zat aktif jarang diberikan secara langsung/apa adanya

krn obat yg tdk sesuai aturan bersifat racun, shg perlu dibuat sediaan dulu agar dosis bisa diatur

3. Hal-hal lain

a. Melindungi dari oksidasi

b. Melindungi zat aktif dari pengaruh asam lambung dan enzim

c. Menutup rasa dan bau

d. Memberikan kerja yg optimum

e. Memungkinkan kerja yang luas dg mengatur pelepasan obat

Apotek vs Industri farmasi

Dlm membuat sediaan obat tdk boleh dg formulasi sendiri tapi dg resep, membuat sediaan yg sdh ada R/ standar, menyediakan obat dari ind fa & OWA

Bisa membuat sediaan obat dg leluasa

Lanjut………

Ada apa dengan formulasi?

Dalam membuat sediaan obat, sebelumnya diperlukan formulasi yg isinya meliputi:

1. Formula

Dalam membuat sediaan perlu formula yg terdiri dari zat aktif dan bahan tambahan.

2. Metode pembuatan

Yaitu sistem atau cara yang digunakan dlm pembuatan

3. Proses pembuatan

Mengenai mekanisme pembuatan, urut-urutannya, dll

4. Peralatan

Peralatan yg dbutuhkan utk pembuatan sediaan tsb disesuaikan dg jmlh yg dihasilkan, perbedaan density, dll.

5. Pengemas

Pengemas disesuaikan dg bentuk sediaan

DESAIN BENTUK SEDIAAN OBAT

PENDEKATAN FISIKO-KIMIA

3. Stabilitas dan atau kecepatan degradasi dalam cairan fisiologis.

Stabilitas harus diperhatikan agar sebelum dan sesudah masuk dalam cairan fisiologis tetap stabil.

Contoh : Obat yang stabil dalam PH asam, tapi tak stabil pada PH basa.

4. Kerentanan terhadap metabolic inactivation.

5. Transfer mekanismenya lewat membran biologis.

PENDEKATAN FORMULASI

PENDEKATAN PRODRUG

Ideal Prodrug harus :

Prodrug bisa digunakan :

1. Menaikan/menurunkan kelarutan dalam air

2. Menutupi rasa pahit

3. Menaikan lipofilisitas

4. Memperbaiki absorbsi

5. Menurunkan local side effects

6. Merubah tissue distribution molekul induk.

Contoh : Kloramfenikol kelarutan : 2,5 mg/ml

Prodrug : kloramfenikol sod. Succinafe ® kelarutan dalam air :100 mg/ml.

PENDEKATAN ALAT

Merupakan alat yang terdapat dalam bentuk sediaan itu sendiri yang dengan alat ini maka pelepasan obatnya terkontrol pada tempat aksinya.

Untuk : Obat yang cepat diabsorpsi oleh membran mucosa atau cepat pindah dari site of action

Diperlukan kontrol pelepasan obat pada site of action

Menurunkan systemic side effects

Contoh : Obat yang dapat mengiritasi lambung maka dapat di contohkan dengan suatu “alat”sehingga obat tersebut tidak larut dalam as. Lambung.

Diffusion – Controlled Divices :

ALTERNATIVE ADMINISTRATION RUTE

Tujuan :

Mencegah absorption dan metabolic barriers yang ada di Gastro Intestinus tract.

Menghasilkan systemic availability bila pemberian oral merupakan kontraindikasi karena kondisi fisiologis.

Menghasilkan suatu concentration – time profile. yang mendekati intravenous dosing profiles.

Ophthalmic,Nasal,Buccal,Transdermal,Rectal ®routes pemberian obat.

Peptide drugs ®lewat ophthalmic route ® memberikan systemic drug delivery.

PEMBUATAN  SEDIAAN OBAT

PEMBUATAN  SEDIAAN OBAT

Pengembangan  Formulasi:

Seksi Research & Development ( R & D ).

Mendesain formulasi ® Quality of design

Test :   – in vivo & in vitro

- efek biologis

- efek samping.

Scaling up   ®     produksi

Design formulasi :

Lab scale : skala lab =  S kecil

Industrial scale

Lab scale ® industrialo scale

Scalling up       SOP / PROTAP

Kualitas  Bentuk  Sediaan  Obat :

Stabilitas : karakter pokok produk obat.

Kadar zat aktif dapat berkurang karena :

Oksidasi

Asam netral / alkali hidrolisis

Degradasi oleh mikroorganisme

Inkompatibilitas dengan komponen lain

Interaksi obat – wadah

Interaksi dengan faktor luar : – panas

– kelembaban

– sinar

Sediaan Obat Berkualitas

Critical Raw Material

( Bahan baku yang harus mendapat perhatian penting )

Steril active ingredient

Sterile excipient

Active ingredient

Excipient not used normally for pharamaceutical of food purposes

Excipient for pharmaceutical use from natural sources

Excipient from multi pharmaceutical product sources.

EXCIPIENT

Fungsi =

Pembawa obat

Pengontrol pelepasan obat

Memperbaiki stabilitas obat

Menutup rasa / bau tak enak obat

Memperbaiki kepatuhan pasien menggunakan obat

RUTE ANALISIS

SAMPEL UNTUK ANALISIS

Lanjutan… obat jumlah sedikit

4 kali bagian itu terdiri dari:

1.  Untuk analisis

2.  Untuk pengulangan bila perlu

3.  untuk sembarang keperluan campur

4.  untuk disimpan (reference sampel)

3. Obat banyak wadah

PRINSIP TUJUAN DESAIN BENTUK SEDIAAN

Efek teraupeutik obat dalam bentuk sediaan dapat diprediksi

Bentuk sediaan obat dapat dirproduksi dalam skala industri dengan kualitas yang reproduksibel (kalau diulang-ulang kualitasnya harus selalu sama)

Add A Comment